LANGKAH PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN


Dalam penanganan korban kecelakaan maupun penderita suatu penyakit, ada beberapa langkah atau urutan kegiatan yang benar dalam pertolongan pertama yaitu sebagai berikut.

Tenang Dan Tidak Panik

Ketenangan seseorang dalam menolong korban kecelakaan ataupun penderita suatu penyakit sangat mutlak diperlukan. Sikap tenang dari penolong dapat mengendalikan situasi. Selain itu, pengambilan tindakan atau langkah-langkah yang memang perlu dilakukan sesuai sehingga tidak menyebabkan kondisi korban atau penderita lebih parah. Korban atau penderita pun dharapkan dalam kondisi tenang dan tidak panik karena akan sangat berpengaruh terhadap keselamatan jiwa.

Bertindak Cepat Dan Hati-Hati

Pertolongan pertama pada korban ataupun penderita penyakit diharapkan secepat mungkin agar tidak terjadi kondisi yang lebih parah. Bertindak cepat dalam menolong dan berhati-hati misalnya melihat bagian tubuh yang sakit, menentukan langkah awal pertolongan, menangani, kemudian mencarikan obat yang tepat guna, serta menentukan langkah penanganan lanjutan, baik secara konvensional maupun secara medis. Tindakan tersebut ditentukan secara tepat dan hati-hati sesuai dengan urutan yang benar.

Menggunakan Tanaman Obat Yang Tepat

Langkah berikutnya yaitu menentukan tanaman obat yang tepat. Ketepatannya meliputi dosis, secara pemakaian, jenis tanaman dan kondisi tubuh korban maupun penderita. Tidak semua tanaman obat itu aman dikosumsi atau diberikan untuk menolong sehingga harus dibedakan dosis untuk yang meliputi anak-anak (balita), remaja, dewasa, dan usia lanjut.
Pengolahan obat perlu diperhatikan. Alat perebusan obat misalnya, bisa dari kuali tanah atau panci kaca. Panci kaca dapat juga digunakan, asalkan lapisan catnya belum ada yang rusak. Cara pemakaian harus diperhatikan juga. Sebagai contoh, untuk obat apakah diminum, untuk mandi, atau ditempel. Dengan kata lain, perlu diperhatikan penggunaannya sebagai obat luar atau obat dalam. Lama perebusan untuk tanaman obat yang bersifat beracun dengan api kecil akan lebih lama dari tanaman obat yang tidak beracun.

Perhatikan juga dalam mengindentifikasi tanaman obat karena banyak tanaman obat yang mirip satu sama lainnya, jangan terpengaruh dengan nama daerah karena sering rancu dan tumpang tindih. Berusahalah mengenal tanaman obat dengan nama ilmiah (bahasa latin) karena tidak mungkin keliru. Hal-hal tersebut harus diperhatikan dalam menentukan tanaman obat yang tepat dan sesuai dengan prinsip tepat waktu, tepat guna, dan tepat dosis sehingga keselamatan jiwa korban maupun pasien tertolong.

Melakukan Langkah Lanjutan

Setelah pemberian pertolongan pertama, pikirkanlah langkah selanjutnya dalam pengobatan, baik secara konvensional maupun dengan memanfaatkan tenaga medis . tidak semua kecelakaan yang menimpak korban atau penderita suatu penyakit dapat disembuhkan seketika, seperti patah tulang, stroke, maupun pendarahan yang sifatnya membahayakan.

Langkah lanjutan dipilih yang tepat agar berguna bagi keselamatan dan kelangsungan hidup korban. Konsultasikan langkah-langkah yang dirasa perlu untuk menentukan tempat yang tepat agar korban dapat ditangani oleh tenaga ahli dan terampil di bidangnya.

ARTIKEL YANG BERHUBUNGAN :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar